Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Selasa, 22 November 2011

PENTINGNYA PENDIDIKAN AGAMA SEJAK DINI


Jayakerta - Kita semua sepakat, percaya dan yakin bila pendidikan agama memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk moralitas siswa. Karena hanya pendidikan agamalah yang mempunyai misi utama menanamkan dan menciptakan pribadi atau akhlak mulia anak.

Mengingat begitu besarnya peran pendidikan agama dalam membentuk moralitas, untuk menilai pendidikan agama berhasil atau tidak, ukurannya satu, yaitu baik buruknya perilaku siswa. Jika siswa berperilaku baik maka pendidikan agama dapat dinilai berhasil. Sebaliknya bila berperilaku jelek, pendidikan agama dapat dikatakan gagal.

Dari ilustrasi itu jelas betapa pentingnya pendidikan agama di sekolah. Apalagi pendidikan agama di SD. Tentu urgensinya jauh melebihi posisi pendidikan agama di tingkat SMP, SMA, dan perguruan tinggi (PT). Mengapa demikian? Ya, karena pendidikan agama di SD mengemban misi utama untuk menanamkan dasar keimanan, ibadah, Alquran, dan akhlak pada siswa.

Empat unsur pokok inilah yang harus ditanamkan dan dikembangkan secara baik dan maksimal dalam kehidupan beragama anak sejak dini. Namun sayang pentingnya pendidikan agama di SD ini seringkali tidak mendapat perhatian yang serius, terutama dalam hal mutu dan kualitasnya.

Secara umum implikasi negatif dari realitas tersebut adalah pelaksanaan pendidikan agama di SD menjadi mentah dan tidak maksimal. Ujungnya siswa yang menjadi korban. Secara spesifik implikasi negatif atas kekurangan guru agama SD di atas adalah; Pertama, anak menjadi kurang menguasai materi pelajaran agama. Karena untuk melahirkan atau mencetak anak yang mampu menguasai materi pelajaran agama diperlukan bimbingan yang lebih dari guru agama.

Apalagi pendidikan agama di SD, yang masih banyak materi pelajaran wajib dihafalkan anak. Makanya dalam hal ini guru dituntut dapat meluangkan waktunya untuk mentashih semua hafalan itu. Sebagai contohnya pelajaran agama kelas satu. Guru agama harus mentashih hafalan syahadatain, surah Al-fatihah, surah al-Iklash, rukun iman, rukun Islam, niat wudu, doa sebelum tidur, doa sesudah tidur, dan lain-lain.oleh ( Hj Aeni Ajijah. A Ma Pd)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar